Review Film: BrokenHearts

brokenhearts

Annyeonghaseyo. Semoga teman-teman sehat semua. : ) Tulisan kali ini saya mau sharing tentang film BrokenHearts. Saya berkesempatan menonton film ini pada Sabtu, 5 Mei kemarin. Film ini merupakan film baru yang akan dijadwalkan untuk diputar di bioskop seluruh Indonesia pada tanggal 16 Mei 2012. Kebetulan saya mendapatkan satu tiket gratis nonton film ini (Asik..asik). Lokasi nonton ada di Ciwalk XXI, Bandung. Thanks to mas Arul dari kabarindo.com, @rezzywijayananti, @cicifera dan @margie_chan, karena mereka saya bisa ikut nonton film ini.  Btw ini film barat atau Indonesia? Itu yang muncul pertama kali di pikiran saya ketika mau diajak nonton. Ternyata Brokenhearts adalah film Indonesia, sodara sodara. Hehe. Judulnya aja yg English.

Para Pemain

Alright, siapa para aktor dan artis yang main di film ini?  Film ini ternyata dibintangi oleh pemain-pemain sangat berpengalaman diantaranya

Ketiga pemain ini merupakan para pemeran utama dari film BrokenHearts soalnya hampir seluruh cerita dari film menyorot kehidupan mereka bertiga. Kaget juga ternyata ada mba Mariam Bellina ikut main disini walaupun perannya tidak banyak.

Tentang Cerita

Sayangnya saya datang terlambat di film ini. Diputar sekitar jam 12.30, saya baru datang 13.00. Walaupun begitu akhirnya saya bisa menangkap cerita dari film ini. Saya coba sedikit bercerita dan buat yg ga suka spoiler dilewatkan saja. Hehe. Begini ceritanya…hehe..udah seperti cerita horror. Alkisah, ada pasangan yang sedang dilanda cinta sebutlah namanya Jamie dan Olivia. Mereka berdua saling mencintai dan saling menyayangi satu sama lain. Bahkan, kisah cinta mereka diceritakan akan menuju pelaminan. Mereka sudah berjanji untuk selalu saling setia apapun keadannya. Nah, kemudian nasib berkata lain. Jamie divonis terkena penyakit. Mau tahu penyakitnya? tonton filmnya dong. Hehe. Karena penyakit ini, umurnya tidak akan berlangsung lama lagi.

Disini mulai terjadi konflik batin di dalam diri Jamie. Dia memutuskan untuk meninggalkan Olivia tapi di satu sisi dia tidak rela Olivia menjadi milik orang lain yang bukan siapa-siapa. Akhirnya Jamie menyerahkan Olivia untuk dicintai ke sahabat terbaiknya si Aryo. Aryo ternyata setuju dan mulailah Aryo PDKT ke Olivia. Akhirnya mereka jadian. Olivia yang tadinya broken heart sama Jamie mulai bisa mencintai Aryo. Jamie walaupun dalam keadaan sakit selalu menanyakan kabar Olivia ke Aryo. Jamie sebenarnya juga menanggung beban perasaan karena bagaimanapun juga Olivia masih menjadi cinta sejatinya. Bahkan gara-gara Olivia, si Jamie tidak mau berobat ke luar negeri (sampe segitunya, hehe). Luar biasa memang cinta si Jamie ini.

Konflik puncak datang lagi saat Jamie menyuruh Aryo untuk meninggalkan Olivia. Kok bisa tiba2 Jamie berubah pikiran? Tonton dong filmnya. :p Dengan berat hati, Aryo yg juga sudah mencintai Olivia terpaksa harus memutuskan hubungan mereka. Olivia sangat kecewa sekali karena dia merasa hubungan mereka seperti tidak ada masalah tapi kok malah putus seperti ini. Oh ya..Olivia belum tahu klo Aryo dan Jamie adalah sahabat. Ini masih dirahasiakan oleh Aryo. Aryo akhirnya berupaya untuk mempertemukan kembali Olivia dan Jamie. Apa yang kemudian terjadi? Yg jelas, ending film ini cukup tidak terduga. Bahkan temen saya @rezzywijayananti sampai menangis melihat endingnya. Hehe.

Opini

Kalau menurut saya filmnya bercerita tentang cinta segitiga yang unik. Secara keseluruhan, emosi para penonton dicampur aduk. Naik turun naik turun udah kyk lift :p. Plot ceritanya juga maju mundur maju mundur kyk semut. Hehe. Secara emosi, film ini kena banget deh. Akting para pemain utama juga bagus lho dan sangat menghayati perannya. Bahkan Reza bener-bener total berakting sebagai orang yang terkena penyakit. Yang paling buat saya kaget juga adalah akting Darius sama Julia yang menurut saya cukup mesra. Padahal Darius kan udah married sama Donna Agnesia. Hehe. Entah bagaimana Darius meyakinkan Donna untuk bisa berakting sepenuh hati seperti itu. Ada beberapa adegan yang cukup bikin kaget seperti saat Reza yang membuang Blackberry-nya begitu saja dan ada juga adegan loncat dari air terjun. Kaget lho. Seriusan. Tonton makanya. :)

Anyway, saya agak kurang sreg dengan beberapa adegan dalam film ini terutama yg menyangkut kisah cinta seperti lip kiss (ada jg lho ternyata), bermalam bersama di apartemen padahal kan belum married, dan peluk-pelukan. Walaupun hampir semua film cinta seperti ini, tetap agak risih jg klo yg main adalah orang Indonesia. Budayanya beda yg jelas dengan film luar. Saya termasuk yg tidak menganut pandangan seperti ini. Jadi, film ini cocok ditonton buat yang sudah dewasa terutama buat yg udah married. Klo buat remaja takutnya nanti ditiru-tiru lagi. Hehe bisa bahaya.

Foto dan Video

Selesai nonton film, ternyata ada press conference film BrokenHearts yang diadakan di Tree House, Ciwalk. Oh ya, yg menciptakan soundtrack film ini adalah mba Melly Goeslaw serta lagunya dinyanyikan oleh Acha Septriasa (ehm). Oh ya, lagu soundtrack-nya keren lho dan memotivasi sekali buat teman-teman yang lagi jatuh cinta.

Berikut beberapa dokumentasi foto yang saya sempat abadikan ketika itu.

Press Conference Film BrokenHearts

Para Pemeran Film BrokenHearts

 

Me and Acha Septriasa

Me and Acha Septriasa (ya bolehlah)

Ini ada video close up Acha, Julia sama Darius yang saya rekam sendiri. Very very close up. Hehehe.

Oke sekian review film BrokenHearts dari saya. Mudah2an bermanfaat buat temen-temen yang penasaran sama film ini.